Petitenget, Sisi Lain Kuliner di Bali

Kuliner di Bali - Petitenget

Membahas liburan di Indonesia, tentunya kita tidak bisa melupakan Bali sebagai salah satu destinasi liburan favorit. Dengan kekayaan budaya dan juga tempat wisata yang menarik, Bali memang memiliki pesona tersendiri yang membuat turis-turis mancanegara maupun domestik datang. Ketika berlibur, selain mengunjungi tempat wisata, ada satu hal penting yang wajib dilakukan yaitu wisata kuliner.

Bagi anda yang mencari kuliner di Bali, anda harus mencoba datang ke Petitenget Restaurant & Bar. Terletak di Jalan Petitenget No.40X Seminyak, Bali, tempat ini mudah ditemukan dan sangat stylish dari sisi desain interior.

Petitenget Ambience

Direkomendasikan oleh seorang teman yang sering berwisata kuliner di Bali, Saya bersama tiga teman saya sempat mengunjungi tempat ini beberapa waktu yang lalu untuk sarapan bersama. Restoran ini menyajikan hidangan bernuansa eropa, seperti Poached Egg, Omelette, Grilled Bagel, etc.  Dari sisi harga relatif standar untuk restoran yang menyajikan hidangan Eropa, akan tetapi memang di atas rata-rata untuk orang Indonesia yang melakukan wisata kuliner di Bali.

Petitenget - Poached Egg

Saya memesan Poached Egg yang dilengkapi dengan feta, alpukat, tomat, dan red onion salsa. Bagi saya, rasanya lezat dan porsinya sangat cukup untuk sarapan. Teman saya yang memesan hidangan yang sama malah tidak habis karena menurutnya porsinya terlalu besar.

Petitenget Scrambled Egg and Eggs Benedict

Teman saya yang lain ada yang memesan Scrambled Eggs yang dilengkapi Smoked Salmon, dan ada juga yang memesan Eggs Benedict. Nah, bagi anda yang beragama Islam, ada baiknya bilang kepada waiter untuk mengganti ham yang mengandung babi dengan pastrami sapi atau salmon ketika memesan Eggs Benedict.

Keunikan Petitenget untuk Kuliner di Bali

Yang unik, restoran ini juga menyediakan menu Gluten Free. Gluten merupakan protein kompleks yang sering ditemukan di gandum dan barley. Makanan yang bebas Gluten cocok untuk dikonsumsi oleh orang-orang yang alergi gluten atau penderita celiac disease.

Untuk minum, tersedia banyak pilihan juga. Dari teh, kopi, soft drink, cocktail, sampai wine dan champagne. Saya memesan Lemon Bush Tea yang saya rasa cocok sekali dipadukan dengan Poached Egg.

Untuk sarapan, rata-rata seorang harus mengeluarkan sekitar 80-90 ribu Rupiah. Untuk makan siang dan makan malam bisa lebih besar dari itu, jadi jangan lupa menyediakan dana yang cukup untuk wisata kuliner di bali ini.

Oh iya, dalam bahasa Indonesia, Petitenget berarti “Peti Angker”.  Memang terdengar menyeramkan, akan tetapi kesannya akan berubah setelah anda mencoba resoran Petitenget. Jadi, apakah anda siap mencoba Petitenget sebagai salah satu alternatif kuliner di bali?

info :

petitenget map

Breakfast : 07.00 – 12.00
Lunch : 12.00 – 16.00
Dinner : 17.00 – 22.30

Phone : +62 361 4733054

Please share if you find it useful :)Share on Facebook0Tweet about this on TwitterShare on Google+2Share on LinkedIn3
andri madian

About 

Penyuka jalan-jalan ini memiliki latar belakang pendidikan teknik dari Institut Teknologi Bandung. Setelah lulus, Andri sempat bergabung dengan Total E&P Indonesie, Johnson&Johnson, Eximio Media dan Valadoo.

Get More from Travescape

Love to read our stories? You can always stay updated!


Speak Your Mind

*