Wisata Di Jepang yang Menyenangkan

Wisata di Jepang ke Tokyo TowerPada bulan April 2012 yang lalu, saya bersama seorang saudara dan teman berkesempatan untuk mengunjungi negeri matahari terbit, Jepang. Negeri Jepang memang sudah menjadi salah satu tujuan utama saya untuk dikunjungi karena banyaknya objek wisata di jepang yang menarik. Wisata di Jepang kemarin juga terbantu dengan adanya promo tiket murah dari salah satu low cost airline, yang membuat harga tiketnya hanya seperempat harga tiket normalnya.

Yang pertama kali membuat saya tertarik untuk melakukan wisata di Jepang adalah kegemaran saya membaca komik-komik yang berasal dari Jepang. Di komik-komik tersebut, biasanya kita dapat melihat gambaran budaya yang ada di Jepang. Mulai dari makanannya, adat istiadatnya, festivalnya, kebiasaan dalam bersosialisasi sampai pakaiannya.

Di satu sisi, kami juga tertarik dengan kemajuan teknologi yang ada di sana. Seperti yang kita tahu, bersama Korea, Jepang merupakan negara dengan kemajuan teknologi yang luar biasa di Asia bahkan di level dunia. Banyak teknologi dan produk elektronik yang sehari-hari kita gunakan, dihasilkan dari Jepang.

Di sisi lifestyle, Tokyo merupakan salah satu kiblat fashion dunia. Pakaian unik yang sering dipakai oleh anak muda di Harajuku dan Shibuya telah menginspirasi dunia fashion dan juga anak-anak muda di seluruh dunia. Jepang juga terkenal akan komik dan anime-nya, yang memiliki penggemar fanatik di seluruh dunia.

Sayangnya, grup kami hanya melakukan wisata di Jepang selama 7 hari. Itupun tidak maksimal karena 1 1 ½ hari terpotong untuk perjalanan, sehingga efektif wisata di Jepang hanya selama 5 ½ hari. Kami baru sadar bahwa jumlah hari ini sangat kurang karena banyaknya objek wisata di Jepang yang bisa dikunjungi selama jalan-jalan di sana.

Itinerary wisata di Jepang

Wisata di Jepang Hari 1 :

Berangkat dari Jakarta pukul 08.35 pagi untuk transit di Kuala Lumpur (KLCC terminal) selama 5 jam. Sebaiknya bawa hiburan yang dapat membantu anda melalui waktu transit ini.  Setelah transit yang cukup lama, berangkatlah kami ke Jepang. Kami berpikir akan makan malam di pesawat, akan tetapi sayang sekali seluruh makanan sudah habis karena merupakan penerbangan terakhir. Akhirnya kami hanya makan bubur dan tidur dengan perut lapar.

Blog Photos 1000x288 japan_arrival

Kami tiba di bandara Haneda pada pukul 12 malam. Setelah mengambil barang, kami mengarah ke mesin penjual tiket kereta. Kami menggunakan Tokyo monorail menuju Hamamatsucho Station lalu berganti kereta menuju Shinagawa Station. Di Shinagawa Station kami langsung naik shuttle bus yang disediakan dari Shinagawa Toyoko Inn.

Wisata di Jepang Hari 2 :

Pagi hari pergi ke kota Kyoto menggunakan kereta cepat Shinkansen dari stasiun Shinagawa. Perjalanan sejauh kurang lebih 1,000 km ditempuh dalam waktu kurang lebih 3 jam. Sesampainya disana, check in di Hostel K dan langsung mengunjungi Fushimi Inari Shrine. Tempat wisata ini kami pilih karena merupakan salah satu tempat wisata di Kyoto yang paling direkomendasikan dan jaraknya cukup dekat, hanya 5 menit dari stasiun Kyoto.

Wisata di Jepang - Fushimi Inari Shrine

Wisata di Jepang Hari 3 :

Pergi mengunjungi Kinkaku-ji temple menggunakan city bus. Lalu melanjutkan perjalanan selama 45 menit ke kota Nara untuk melihat rusa, Todaiji Temple dan juga 5-Story-Pagoda. Malam harinya pulang ke Kyoto kembali untuk mencari Geisha di area Gion.

Wisata di Jepang ke Kinkaku-ji Temple

Untuk cerita perjalanan kami di Kyoto dan Nara secara lebih lengkap, bisa lihat di sini

Wisata di Jepang Hari 4 :

Wisata di Jepang - Osaka CastlePagi hari setelah check-out, kami menyempatkan diri untuk mengunjungi Osaka. Menggunakan Shinkansen sampai stasiun Shin-Osaka untuk titip barang di loker, lalu kami menggunakan JR Line untuk pergi ke stasiun Osaka. Di Osaka kami sayangnya hanya sempat melihat Osaka Castle yang megah. Kalau ada waktu, sebenarnya ada beberapa objek wisata yang bisa dilihat seperti misalnya Disneyland dan Disneysea.

Setelah mengunjungi Osaka sejenak, kami langsung bertolak kembali ke Tokyo menggunakan Shinkansen dari stasiun Shin-Osaka. Perjalanan ditempuh dalam waktu kurang lebih 3 jam. Sesampainya di stasiun Shinagawa, kami berganti kereta ke JR lines untuk pergi ke stasiun Hamamatsucho.

Dari stasiun Hamamatsucho, kami berjalan menuju hotel kami yaitu Shiba Park Hotel. Kami check-in di hotel dan kemudian beristirahat sejenak melepas lelah setelah perjalanan jauh. Malam harinya kami pergi ke surganya para “otaku”, Akihabara. Tidak lupa juga kami mengunjungi icon kota Tokyo yang terkenal, yaitu Tokyo Tower.

Wisata di Jepang ke OdaibaWisata di Jepang Hari 5 :

Pada pagi harinya kami pergi ke Shibuya yang terkenal akan Shibuya Crossing, pusat perbelanjaannya dan Patung Hachiko. Dari Shibuya, kami menggunakan Shinkansen kembali untuk pergi keluar Tokyo, yaitu ke kota Nikko yang berada di sebelah utara Tokyo. Kembali ke Tokyo, kami pergi ke Odaiba menggunakan monorail Yurikamome.

 Wisata di Jepang Hari 6 :

Pada hari ke 6, kami pergi ke Gotokuji Temple di daerah Setagaya menggunakan kereta Odakyu line. Gotokuji temple merupakan asal mula legenda kucing pemanggil (maneki neko). Pulang dari Gotokuji Temple, kami mengunjungi kuil Shinto terbesar di Jepang yaitu Meiji-jingu Temple yang terletak di Harajuku.

Wisata di Jepang - Meiji-jingu dan Setagaya

Di Meiji-jingu, kita juga bisa melihat pernikahan agama Shinto yang unik. Kebetulan pada saar kami di sana, ada beberapa pasangan yang menikah dan sempat kami abadikan dengan foto. Menurut keterangan yang kami dapatkan, hanya orang-orang tertentu yang dapat menikah di Meiji-jingu dan biasanya dari kalangan konglomerat.

Malam harinya kami check-out dari hotel dan pergi ke airport Haneda menggunakan shuttle bus. Pesawat take off dari Haneda pukul 01.30 pagi waktu setempat ke KL. Di KL kami sempat menunggu sekitar 3 jam sampai take off ke Jakarta. Sampai di Jakarta sekitar 14.30 siang, lalu kami pulang ke rumah masing-masing.

Kesan Kami terhadap Jepang

Secara umum kami menganggap perjalanan ke Jepang sangat worth the money karena pengalaman yang kami dapatkan. Kami juga terkesan dengan kemudahan jalan-jalan disana karena lengkapnya informasi yang disediakan untuk turis. Hal lain yang membuat kami terkesan adalah keramahan penduduk Jepang yang sangat helpful dalam membantu turis seperti kami.

Untuk tips-tips yang berguna ketika melakukan wisata di Jepang, dapat dilihat di artikel ini.

Kami berharap kami kembali mendapatkan kesempatan untuk mengunjungi Jepang kembali karena masih banyak objek wisata di Jepang yang belum kami lihat. Apakah anda tertarik untuk melakukan wisata di Jepang?

Please share if you find it useful :)Share on Facebook0Tweet about this on TwitterShare on Google+3Share on LinkedIn0
andri madian

About 

Penyuka jalan-jalan ini memiliki latar belakang pendidikan teknik dari Institut Teknologi Bandung. Setelah lulus, Andri sempat bergabung dengan Total E&P Indonesie, Johnson&Johnson, Eximio Media dan Valadoo.

Get More from Travescape

Love to read our stories? You can always stay updated!


Speak Your Mind

*