Visa Schengen Untuk Jalan-Jalan Ke Eropa

visa schengen

Apa itu Visa Schengen ?

Visa Schengen merupakan izin untuk memasuki area Schengen (yang terdiri dari berbagai negara di Eropa). Kita hanya perlu mendaftar di salah satu negara anggota Schengen. Ketika kita sudah mendapatkan visanya, kita dapat berwisata di seluruh negara anggota Schengen.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai negara-negara anggota Schengen, kamu dapat mengunjungi http://en.wikipedia.org/wiki/Schengen_Area#Current

Ada 2 tipe Visa Schengen:

Pertama, Single-Entry Visa : Jika kamu berencana untuk memasuki area Schengen hanya sekali dalam periode wisata kamu. Kamu masih dapat berwisata di seluruh negara anggota Schengen, tetapi ketika sudah meninggalkan area Schengen, kamu tidak dapat masuk lagi tanpa mendaftar visa Schengen yang baru.

Kedua, Multiple-Entry Visa : Jika kamu berencana untuk memasuki area Schengen berkali-kali dalam periode wisata kamu. Kamu dapat meninggalkan area Schengen dan masuk lagi selama periode berlakunya visa Schengen tersebut.
———————————————-

Prosedur untuk mendapatkan Visa Schengen:

1.Tentukan destinasi negara Schengen pertama
Yang paling pertama, pilih terlebih dahulu kamu mau masuk area Schengen lewat negara apa. Ada yang memilih lewat Belanda, ada juga yang lebih memilih Prancis atau negara lainnya tergantung keinginan dan kebutuhan.

2.Tentukan rencana perjalanan (itinerary) – Di negara apa kamu paling banyak menghabiskan waktu
Apa saja negara yang akan kamu kunjungi di area Schengen. Jika kamu hanya akan tinggal di 1 negara, maka tidak perlu khawatir dengan rencana perjalanan. Kalau akan pergi ke lebih dari 1 negara, kamu perlu membuat rencana perjalanan ini. Aplikasi visa schengen ini didasarkan atas di negara apa kamu paling banyak menghabiskan waktu. Sebagai contoh, apabila kamu masuk area Schengen melalui Belanda, tetapi kamu paling lama akan tinggal di Prancis, maka kamu perlu mendaftar visa Schengen di kedutaan Prancis. Mereka akan mengakui Prancis sebagai destinasi utama kamu.

3.Persiapkan dokumen-dokumen yang diperlukan* 
Beberapa dokumen diperlukan sebelum wawancara. Daftar dokumen yang diperlukan dapat dilihat di bawah.

4.Book jadwal interview
Beberapa kedutaan memerlukan kita untuk mendaftar wawancara. Biasanya dapat dilakukan secara online. Lakukan sesegera mungkin karena banyak wisatawan lain yang juga ingin mendaftar visa. Pastikan kamu memiliki cukup waktu sebelum keberangkatan. Biasanya visa akan dikeluarkan 2 minggu setelah wawancara.

5.Datang wawancara + bawa dokumen
Jangan lupa untuk datang ke wawancara sebelum jadwalnya. Tidak perlu memakai pakaian yang terlalu formal, akan tetapi rapih (semi-formal, jangan memakai sendal). Bawa semua dokumen yang telah dipersiapkan.

——————————————–

*Dokumen-dokumen visa Schengen yang diperlukan :

 Airline Ticket
 Dokumen yang paling mendasar.

Clear Travel Itinerary
Sebelum mengeluarkan visa Schengen, kedutaan ingin tahu negara mana saja yang akan kamu kunjungi. Ini karena ketika kedutaan akan mengeluarkan visa Schengen, mereka harus menginformasikan negara Schengen lainnya bahwa kamu akan datang.

 Hotel Booking
Kamu dapat melakukan booking secara online. Cobalah untuk book hotel yang tidak memerlukan biaya booking dan memiliki opsi pembatalan gratis. Salah satu situs yang paling bagus adalah www.booking.com

Passport Asli
Passport asli yang kamu miliki. Pastikan belum kadaluarsa.

Copy of IDs – Passport, National ID (KTP), Birth Certificate, Family Card
Persiapkan beberapa copy dari kartu identifikasi kita 

 Photo – 3.5 x 4.5 (2 buah)
Disertakan saja dengan formulir aplikasi, tidak perlu ditempel dengan lem. Visa Schengen mangharuskan latar belakang foto harus putih, jangan senyum dan warna baju boleh apa saja selain putih.

Transportation Booking – Train / Bus / Plane
Beberapa kedutaan yang mengeluarkan Visa Schengen akan menanyakan booking transportasi kita selama di area Schengen (apabila kita berencana pergi ke beberapa negara). Kita dapat menggunakan transportasi kereta, bus ataupun pesawat. Untuk kereta, kamu dapat cek www.raileurope.com atau langsung ke situs penyedia layanan kereta seperti TGV atau Thalys. Untuk bus, kamu dapat cek www.eurolines.com. Untuk pesawat, salah satu yang paling murah dan paling gampang untuk dibook adalah www.easyjet.com.

Asuransi Perjalanan
Ini merupakan salah satu persyaratan Visa Schengen yang sering kali terlupakan. Kamu akan memerlukan asuransi perjalanan yang dapat mencakup pengeluaran medis minimal sebesar 30,000 euro. Kamu dapat membeli asuransi perjalanan di agen wisata terdekat. Salah satu asuransi perjalanan yang paling murah seharga sekitar Rp.200,000.

Saldo Rekening 3 Bulan Terakhir + Referensi Bank
Kamu bisa minta pihak bank yang kamu gunakan untuk mencetak saldo rekening kamu selama 3 bulan terakhir + referensi bank yang menyatakan bahwa kondisi finansial kamu tidak ada masalah. Biasanya bank sudah terbiasa dengan permintaan semacam ini.

Surat Undangan
Apabila kamu berencana untuk mengunjungi teman/keluarga di area Schengen, kamu mungkin akan diminta menunjukan surat undangan dari teman kamu. Surat undangan ini biasanya perlu cap resmi dari kantor walikota setempat.

Surat Sponsor
Persiapkan surat sponsor dari perusahaan kamu bekerja atau dari orang tua. Surat sponsor akan menyatakan bahwa kamu pergi dengan alasan yang spesifik dan akan kembali ke negara asal setelah periode liburan selesai. Surat ini juga dapat menyatakan dukungan finansial dari perusahaan atau orang tua.

Formulir Aplikasi Visa Schengen
Kamu dapat mengunduh formulir ini dari situs kedutaan. Cetak dan isi formulirnya.

Biaya Pendaftaran Visa Schengen
Untuk pendaftaran visa Schengen, kamu akan dikenakan biaya sebesar 60 euro (tidak dapat dikembalikan). Kamu perlu membayar dalam mata uang lokal (misal, di Indonesia dengan Rupiah). Perhitungan konversi kurs mata uang akan dilakukan oleh pihak kedutaan.

*Note : Persyaratan Visa Schengen ini merupakan persyaratan tahun 2010. Persyaratannya bisa saja berubah saat anda mendaftar Visa Schengen saat ini.

Please share if you find it useful :)Share on Facebook0Tweet about this on TwitterShare on Google+4Share on LinkedIn2
andri madian

About 

Penyuka jalan-jalan ini memiliki latar belakang pendidikan teknik dari Institut Teknologi Bandung. Setelah lulus, Andri sempat bergabung dengan Total E&P Indonesie, Johnson&Johnson, Eximio Media dan Valadoo.

Get More from Travescape

Love to read our stories? You can always stay updated!


Speak Your Mind

*