6 Tempat Asyik untuk Wisata di Kuala Lumpur

Pada akhir November 2012 yang lalu saya berkesempatan melakukan wisata di Kuala Lumpur dalam rangka menemani ayah saya yang mendapatkan tiket murah dari Air Asia. Terakhir kali saya mengunjungi Kuala Lumpur adalah di tahun 2001, dimana saat itu saya masih berada di bangku SMA, sehingga saya cukup penasaran apa saja yang sudah berubah selama 11 tahun ini.

Selama saya melakukan wisata di Kuala Lumpur saya hanya sempat untuk berkeliling di daerah Bukit Bintang dan juga mengunjungi toko furniture IKEA karena keterbatasan waktu (waktu menginap saya hanya 2 malam saja).

Berikut adalah 6 tempat yang saya sarankan ketika wisata di Kuala Lumpur

Bukit Bintang Area

Wisata di Kuala Lumpur - Bukit Bintang

Daerah Bukit Bintang ini dapat disebut sebagai ‘Orchard Road-nya Kuala Lumpur’, karena tempat ini merupakan merupakan daerah utama di mana pusat perbelanjaan yang besar  dipusatkan, dimana hal ini akan memudahkan turis yang datang melakukan wisata di Kuala Lumpur.  Kebetulan tempat menginap saya berada di daerah Bukit Bintang ini, tepatnya di Fahrenheit Suite yang berada di atas pusat perbelanjaan baru yang bernama Fahrenheit sehingga memudahkan saya untuk mengeksplor daerah ini secara lebih leluasa.

Apabila kita memasuki daerah Bukit Bintang, kita akan langsung merasakan atmosfer yang tidak beda jauh dari Orchard Rd Singapore, yaitu banyaknya pejalan kaki yang berlalu –lalang di jalanan, entah turis ataupun masyarakat yang sedang menuju ke kantor mereka masing-masing. Hal lain yang dapat langsung dilihat adalah begitu padatnya pusat perbelanjaan di daerah Bukit Bintang ini seperti Pavilion, Fahrenheit dan Lot 10 disamping toko-toko kecil di sekelilingnya.

Pavilion Mall

Tempat pertama yang saya kunjungi dalam trip wisata di Kuala Lumpur adalah Pavilion Mall, karena terletak tepat di depan hotel tempat saya menginap. Hal pertama yang saya notice adalah suasana natal yang sangat kental ketika akan memasuki mall ini, dimana terdapat 2 pohon natal beserta hiasan-hiasan natal yang sangat indah. Suasana natal semakin kental terasa di dalam mall, dimana bagian tengah dari mall telah disulap menjadi sebuah ‘taman’ yang berhiaskan ornamen-ornamen natal, sangat artistik.

Secara garis besar, Pavilion Mall ini adalah sebuah pusat perbelanjaan umum yang menjual brand-brand besar seperti Giordano, Muji, dan lainnya. Seperti layaknya mall di Jakarta, terdapat sebuah foodcourt bernama Food Republic yang sangat besar dan banyak pilihan bagi penyuka kuliner yang terletak di Level 1 Pavilion Mall ini.

Apabila anda merupakan penyuka kopi ataupun ingin hangout santai dalam wisata di Kuala Lumpur, terdapat banyak kafe di sepanjang jalan menuju KLCC – Pavilion Walkway.

KLCC – Pavilion Walkway

Hal baru yang saya temukan dalam wisata di Kuala Lumpur saat itu adalah sekarang ternyata ada jalur khusus bagi pejalan kaki yang ingin ke KLCC dari Bukit Bintang dan sebaliknya. Jalur khusus ini cukup nyaman untuk dilewati karena berbentuk jembatan tertutup sehingga tidak perlu khawatir apabila terjadi hujan selama perjalanan anda. Hal menarik lainnya adalah, terdapat AC di sepanjang jalur ini yang membuat nyaman dan mengurangi anda untuk berkeringat (karena jarak jalan-nya lumayan jauh juga).

Dalam perjalanan anda melewati walkway ini, jangan lupa untuk mampir ke stall Garret Popcorn. Popcorn yang berasal dari Chicago, Amerika Serikat ini merupakan item oleh-oleh favorit saya ketika melakukan wisata kota di Kuala Lumpur ataupun Singapore karena rasanya yang enak dan kemasannya yang unik untuk dijadikan oleh-oleh. Disarankan membeli yang berbentuk kaleng apabila ingin dijadikan oleh-oleh karena kuat dalam perjalanan dan tutupnya juga di-seal sehingga menghindari resiko ‘melempem’.

KLCC – Menara Kembar Petronas

Wisata di Kuala Lumpur - Menara Kembar Petronas

Sesudah sampai di KLCC, objek pertama yang saya lihat tentunya adalah menara kembar Petronas yang sudah sangat terkenal dan menjadi ikon Kuala Lumpur. Saya datang saat sedang malam sehingga menara kembar Petronas tersebut sedang disorot oleh banyak cahaya yang membuat menara tersebut lebih berkilau dari biasanya.

Saya tidak membeli tiket untuk naik ke atas menara tersebut karena waktu yang tidak memungkinkan dalam wisata di Kuala Lumpur saat itu, tetapi apabila anda tertarik, maka anda dapat membeli tiket tersebut seharga RM 80 untuk dewasa dan RM 30 untuk anak anak. Tiket dapat dibeli di website resmi Petronas Twin Tower.

Nasi Ayam Chee Meng

Sebelum saya berangkat ke Kuala Lumpur, banyak teman saya yang menyarankan untuk mencoba satu restoran di Bukit Bintang, yaitu restoran yang bernama Chee Meng. Lokasi restoran ini terletak di jalan Bukit Bintang No.50. Anda hanya perlu berjalan lurus melewati pusat perbelanjaan Lot 10 dan Sungai Wang untuk dapat mencapai tempat ini.

Restoran ini mempunyai hidangan khas yang berupa nasi ayam Hainan yang disediakan dalam 2 versi yaitu steamed dan roasted. Untuk melengkapi nasi ayam anda, jangan lupa juga untuk memesan mango salad yang rasanya asam tetapi menyegarkan. Budget RM 10 sudah dapat membuat anda kenyang untuk makan di restoran yang berdiri sejak tahun 1965 ini.

IKEA

Satu tempat baru yang saya kunjungi adalah pusat furniture asal Swedia yaitu IKEA. Lokasi IKEA ini cukup jauh dari pusat kota karena terletak di Kota Damansara, ke arah Petaling Jaya, Selangor. Akan sangat mahal apabila anda menggunakan taksi, maka anda disarankan menggunakan tips-tips hemat dalam mencapai IKEA Kuala Lumpur yaitu dengan menggunakan kereta dan bus. Sesampainya di sana, anda dapat berbelanja furniture-furniture unik untuk melengkapi rumah anda.

Secara garis besar sejujurnya saya lebih menyukai Singapore sebagai tempat untuk wisata kota, tetapi Kuala Lumpur dapat menjadi alternatif yang kuat apabila anda menginginkan suatu tempat baru yang nuansanya tidak berbeda jauh dengan Indonesia.

Jadi, apakah anda tertarik untuk melakukan wisata di Kuala Lumpur?

Please share if you find it useful :)Share on Facebook0Tweet about this on TwitterShare on Google+3Share on LinkedIn0
Andre Madian

About 

Andre adalah seorang digital marketer dan travel enthusiast.
Lulusan Teknik Industri ITB angkatan 2003 jurusan Teknik Industri, yang mempunyai passion di bidang startup dan teknologi.

Get More from Travescape

Love to read our stories? You can always stay updated!


Comments

  1. Stephanie Ayesha says:

    nice posting kakak..cool

  2. Matt Noor says:

    Sebenarnya mall IKEA terletak di Mutiara Damansara, klu Kota Damansara itu agak jauh lagi.

  3. Meriska Manaf says:

    hehe kaya kenal… :p

  4. nice post gan..

  5. Have you ever considered publishing an ebook or guest authoring on other websites?

    I have a blog centered on the same information you discuss and would really
    like to have you share some stories/information. I know my
    subscribers would value your work. If you are even remotely interested, feel
    free to shoot me an e-mail.

    • Hi,

      Thank you for the interest,

      We are quite interested in publishing books and guest authoring at other websites,
      but currently we don’t have the time to do so, but if i may ask, what is your blog? :)

      Thanks

Speak Your Mind

*